Latest Post

Tampilkan postingan dengan label citizen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label citizen. Tampilkan semua postingan

Uang Kembalian tidak diberikan, Untuk Sumbangan PMI

Written By Unknown on Sabtu, 15 Juni 2013 | 03.39

kawan, cerita jember dari ibu rumah tangga. Saya ibu rumah tangga yang tinggal di kelurahan Kepatihan, Kaliwates. Waktu itu, saya membeli sebuah kebutuhan dapur rumah tangga saya, di Indomart GOR.
Saya menghabiskan uang belanja Rp 50.200. Saya pun membayarnya dengan sejumlah uang Rp 51.000. Kasir yang melayani saya ternyata tidak mengembalikan sisa uang belanja saja. Setelah saya tanya, dia pun menjawabnya demikian. "Maaf ibu, kami tidak punya uang receh. Gmana apa boleh disumbangkan ke PMI?," katanya.
Saya pun menolaknya. Sebenarnya bukan karena saya enggan menyumbang, tp setidaknya harus dipisah, hak konsumen dengan pilihan konsumen bertindak sosial. Namun karena sang kasir masih mengatakan tidak ada uang receh, saya pun akhirnya mengiklaskan uang kembaliannya itu.
Namun yang menjadi catatan. Apakah uang itu benar akan disumbangkan ke PMI?, sebab, secara transparansi, pembeli yang harus mengiklaskan uang kembaliannya itu, tidak diberikan bukti telah ikut menyumbang dana sosial PMI itu. Lantas, kenapa harus Indomart saja yang memberlakukan demikian?. Semoga ada jawaban dengan keluhan saya ini. Wasalam.. Ibu Ainul

Written By Unknown on Jumat, 14 Juni 2013 | 10.32

 Pemberitahuan:
Kawan, berita online: ceritajember.blogspot.com memberikan ruang bagi pembaca, untuk menulis berita mengenai segala informasi, mengenai peristiwa yang terjadi disekitarnya.
Penulisan berita lebih diharapkan berupa peristiwa yang diceritakan secara faktual (cerita sesuai fakta), namun tulisan yang ditulis bisa dipertanggungjawabkan.
Selain itu, cerita yang dikirim harus menyertai kapan peristiwanya, dimana kejadiannya, siapa yang melakukannya, apa yang dilakukannya, dan bagaimana kronologinya.Akan lebih baik jika berita dikirim dengan foto peristiwanya tersebut. Namun, Redaksi akan melakukan proses editing, ketika tulisan yang dikirim mengandung SARA.
Begitu kawan, pemberitahuan tentang tulisan yang harus anda tulis. Jika sudah ada yang perlu diinformasikan ke layak umum, silahkan anda kirim ke email Pimpinan Redaksi (Pimred) kami, di : ulalkhusna@gmail.com. (Salam Redaksi)

peluang bisnis singkong cimanggu

Written By Unknown on Selasa, 11 Juni 2013 | 22.06




Lahir didalam keluarga besar yang kurang mampu tak menyurutkan niat si bungsu dari enam bersaudara ini menuntut ilmu sampai meraih gelar sarjana ilmu komunikasi.  Sepintas tak tampak diwajahnya jika dia adalah satu-satunya anak muda di negeri Indonesia yang menjadi “Raja” di Negeri Singkong.  Keseriusannya dalam menjalani bisnis singkong ini dia buktikan dengan mendirikan Perusahaan sendiri dan menjalin kerjasama dengan dinas pertanian se Indonesia, terbukti dalam waktu tiga tahun ini dinas-dinas pertanian di seluruh pulau jawa dan bali pernah bekerjasama dengannya.
Singkong cimanggu, adalah komoditas singkong makan unggul dengan berbagai kelebihan telah dicobanya diberbagai medan.  Tahun 2012 Di Kebumen dengan menggandeng Ibu Rustri yang pada waktu itu masih menjabat sebagai wakil gubernur Jawa Tengah bersama-sama melakukan uji coba penanaman singkong Cimanggu di padang pasir pantai Kebumen seluas 30 Ha, dan ditambah ditanah tandus daerah Kecamatan Mirit seluas 30 Ha.  Sembilan bulan berlalu, pada saat panen singkong yang ada di tanah tandus dengan perawatan maksimal mencapai 21 Kg per pohon dan singkong yang di padang pasir mencapai 10 Kg per pohon.
Tidak berhenti di situ,ditahun 2011 Nur kholis telah bekerjasama dengan banyak dinas pertanian, salah satunya di Provinsi Sulawesi Barat.  Berbekal kenekatan dan keyakinan kuat dia terus mengkampanyekan singkong makan yang mensejahterakan.  Dengan usia sngkong yang rata-rata 8 – 10 bulan dan harga kontrak Rp.1000/Kg, Nur Kholis telah berhasil mengembangkan singkong cimanggu di lebih dari 30 Kabupaten di tanah jawa,bali dan sulawesi.

Menengok Sosok Tokoh Pemuda Asal Panti, Siap Mengabdikan Hidupnya, Demi Kemaslahatan Rakyat.

Written By Unknown on Minggu, 09 Juni 2013 | 01.50


Kawan, jika sempat mendatangi Desa Kemuning Sari Lor, Kecamatan Panti, tidak sulit jika mencari sosok pria bernama Budi Wicaksono. Anak kedua pasangan Hairul Imam dan Poniti itu, cukup dikenal bersahaja di lingkungannya. Jadi tidak heran kawan, jika pria yang akrab dipanggil dengan sebutan Budi Pink itu, cukup popoler di desanya.

Putra daerah kelahiran 31 tahun yang lalu itu, sejak kecil sudah diajari tentang hidup penuh makna, oleh kedua orang tuanya. Dengan bekal itu, dia seolah sudah pandai berkomunikasi dengan berbagai golongan.

Sikap akomodatif dan aspiratif, begitu tampak sejak dirinya menjadi aktivis mahasiswa, saat kuliah di Universitas Muhammadiyah Jember, beberapa tahun yang lalu kawan. Bahkan meski dia telah lulus menjadi sarjana, sejumlah warga di desanya pun, selalu menjadikan dirinya sebagai sosok tokoh pemuda, yang dijadikan rujukan setiap masalah yang ada di desanya.

Dalam setiap membantu orang lain, Budi Pink selalu menjalankannya dengan keiklasan hingga tuntas. Seperti contoh kecilnya kawan, disaat sejumlah warga desa yang mengeluhkan kondisi jalan desa, yang nyaris tidak pernah mendapatkan perhatian pemerintah, dialah orang pertama yang memperjuangkannya.

Mulai dari melakukan pendekan diplomatis, dengan sejumlah pejabat pemkab Jember, hingga dia bersama ratusan warga lainnya, menggelar aksi protes penanaman seribu pohon pisang, dijalan yang rusaknya parah itu pun, pernah dia lakukan. Hingga akhirnya, pemkab Jember mau mengaspal jalan yang telah puluhan tahun rusak itu.

Bagi suami Husnul Nurholifa itu, membantu dan membela kaum lemah, menjadi prinsip hidupnya yang tidak bisa dilepas dari jiwa dan raganya. Sebab kata bapak dengan seorang anak itu, hakikat hidup sejatinya, mengabdi untuk orang lain.

Kini, pengabdian pemilik jasa konstruksi bernama CV Budi Pink Itu, akan dia teruskan di institusi pemerintahan legislatif kawan. Dengan memilih partai NasDem, Budi Pink mencoba menjadi salah seorang Caleg, di daerah pemilihan (Kaliwates, Sukorambi dan Panti).

Bagi Budi Pink, partai NasDem memiliki kesamaan visi, untuk melakukan perubahan secara masif, dengan jargon restorasi. "NasDem partai baru, yang memiliki visi yang dibutuhkan negara," ujarnya.

Dengan mengucapkan janji, kepada kedua orang tua yang selalu menjadi panutannya, Budi Pink siap menjadi wakil rakyat, yang akan selau memberikan pelayanan terbaik, dengan program unggulannya, satu desa dengan lima program mercusuar partisipatif. Begitu kawan, cerita tentang sosok Budi Wicaksono. (adv)

Reporter : Ruvi Bela Negara

Cerita dari Masyarakat

All Cerita »

News

All News »

iklan

iklan

 
Support : Ensiklopediakku | CeritaJember
Copyright © 2013. Cerita Jember - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by CeritaJember
Proudly powered by Ensiklopediakku